ISO 50001 Implementation

Apa Saja dalam ISO 50001:2018

Tujuan dari ISO 50001 adalah

  • Sebagai standard yang melakukan improvement Energy Related Performance dan Energy Efficiency secara terus menerus
  • Merupakan cara yang sistematis untuk implementasi EnMS

Latar Belakang diadakannya ISO 50001 adalah

  • Cost reduction
  • Reduce cost dari impact naiknya biaya
  • Memenuhi perundangan dan Carbon Footprint target
  • Mengurangi ketergantungan kepada fossil fuels
  • Meningkatkan tanggung jawab sosial

Apa Hal Penting dalam impelmentasi ISO 50001 ?

Sebagai standard yang mengikuti annex SL, maka klausa dalam ISO 50001 sangat mirip sekali dengan ISO 9001:2015 ataupun ISO 14001:2015. Lalu apakah hal penting dan mendasar dalam ISO 50001 ?

 

 

Berikut ini adalah beberapa hal penting dalam impelementasi ISO 50001

 

  1. Melaksanakan Energy Review
  2. Menentukan Energy Baseline
  3. Menentukan Energy Performance Indicator
  4. Melakukan Energy Monitoring

Tentunya, seperti standard manajemen pada umumnya, maka PDCA cycle dilaksanakan pada ISO 50001 seperti misalnya, setelah adanya EnKPI maka dilakukan energy monitoring untuk melihat effectiveness energy management system

 

Apakah yang dimaksud dengan energy review ?

Adalah kegiatan yang melakukan review energy yang digunakan di organisasi tersebut, dengan kata lain dilakukan energy audit untuk memahami pemakaian energy dan juga SEU (significant energy use)

Apa yang dimaksud dengan energy baseline ?

Energy baseline adalah titik dimana kita menentukan tolak ukur  pengukuran energy management. Sehingga kita bisa membandingkan effectiveness Tindakan yang dilakukan terhadap energy management, apakah menurunkan energy consumption atau tidak.

Apakah Energy Performance Indicator itu

Adalah KPI yang related terhadap pemakaian energy. Disarankan EnKPI adalah satuan energy yang terpakai didalam organisasi. Seperti pada management system umumnya, energy KPI digunakan sebagai tolak ukur pengukuran effectiveness energy management

 

Setelah energy performance indicator terdefinisi, maka rencana pencapaian tujuan energy management harus dibuat , dengan cara membuat suatu rencana kerja, dan menentukan tolak ukur yang akan dicapai, kemudian rencana kerja ini dilaksanakan sehingga pada titik tertentu dapat dilakukan pengukuran effectiveness yang berdasarkan kepada tolak ukur energy performance indicator

PMJ Powertrain telah melakukan kegiatan implementasi dan/atau training di organisasi berikut untuk implementasi Energy Audit maupun Energy management System ISO 50001 

  • Sharp Indonesia (work together with BVQI) 
  • Aisin Automotive Indonesia 
  • NSK Bearing 
  • Asahi Flatglass 

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *